Gejala Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi jarang menimbulkan gejala dan cara salah satunya untuk mengetahui apakah Anda menyandangnnya adalah dengan mengukur tekanan darah. Oleh karena itu, cara sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan mengukur tekanan darah setidaknya sekali dalam lima tahun, bahkan lebih sering bila memungkinkan. Bila tekanan darah tidak terkontrol dan menjadi sangat tinggi (keadaan ini disebut hipertensu berat atau hipertensi maligna), maka mungkin akan timbul gejala darah tinggi seperti :

  1. Pusing
  2. Pandangan kabur
  3. Sakit kepala
  4. Kebingungan
  5. Mengantuk
  6. Sulit bernapas

Namun demikian, kejadian diatas sangat  jarang dan hanya timbul pada 1% dari populasi orang dengan tekanan darah tinggi. Jika tekanan darah sangat tinggi dan persisten, maka dokter akkan merujuk Anda ke spesialis hipertensi dirumah sakit. Jika Anda tidak merasakan sama sekali gejala darah tinggi, tidak berarti tekanan darah tinggi tidak merusak system sirkulasi Anda. Tekanan darah tinggi tetap dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, dan komplikasi lain yang telah dijelaskan sebelumnya. Oleh karena itu, tekanan darah tinggi sering disebut ‘silent killer’. Tidak perlu khawatir dengan sebutan itu. Hal yang menggembirakan adalah tekanan darah tinggi relative mudah ditangani.

Terdapat dua jenis tekanan darah tinggi :

  1. Hipertensi Esensial (primer)
    Tipe ini terjadi pada sebagian besar kasus tekanan darah tinggi-sekitar  95%. Penyebabnya tidak diketahui, walaupun dikaitkan dengan kombinasi faktor gaya hidup seperti kurang bergerak (inaktivitas) dan pola makan.
  2. Hipertensi sekunder
    Tipe ini lebih jarang terjadi hanya seiktar 5% dari seluruh kasus tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi tipe ini disebabkan oleh kondisi media lain (misalnya penyakit ginjal) atau reaksi terhadap obat-obatan tertentu (misalnya pil KB).

Pada sebagian besar kasus penyebab gejala darah tinggi tidak diketahui. Hal ini terutama pada hipertensi esensial. Walaupun demikian, terdapat beberapa faktor resiko yang dapat membuat Anda lebih mudah terkena tekanan darah tinggi. Faktor resiko tersebut meliputi :

  1. Kelebihan berat badan
  2. Kurang berolahraga
  3. Mengonsumsi makanan berkadar garam tinggi
  4. Kurang mengonsumsi buah dan sayuran segar
  5. Trelalu banyak minum alkohol.

Walaupun merokok hanya menyebabkan peningkatan tekanan darah sesaat, namun merokok secara dramatis meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke. Oleh karena itu, setiap perokoksebaiknya berusaha untuk berhenti. Dokter dan perawat dapat memberikan saran dan tips untuk membantu  Anda berhenti merokok.

Meskipun makan terlalu banyak lemak (terutama lemak jenuh yang ditemukan pada daging dan produk susu) tidak secara langsung dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah, namun tetap merupakan faktor resiko penyakit kardiovaskular karena hal tersebut terkait dengan tingginya kadar kolesterol dalam darah. Oleh karena itu, Anda sebaiknya berusaha untuk mengurangi asupan lemak jenuh dai makan. Dengan mengurangi asupan lemak, maka Anda juga dapat mengurangi berat badan, yang merupakan faktor resiko lain untuk terkena tekanan darah tinggi.

 

Posted in Gejala Darah Tinggi | Tagged , , , , , | Leave a comment

Gejala Darah Tinggi Pada Lansia

Gejala Darah Tinggi Pada Lansia – Darah tinggi atau hipertensi merupakan sebuah tekanan darah yang naik akibat seseorang mengkomsusmi makanan yang tidak sehat atau karena faktor keturunan, biasanya gejala darah tinggi pada lansia tidak jauh berbeda dengan beberapa gejala darah tinggi yang dialami oleh anak muda, artikel berikut ini akan membahas masalah penyakit darah tinggi dan beberapa gejala darah tinggi pada lansia atau orang-orang yang sudah berusia lanjut. Tekanan darah yang naik secara tiba-tiba dan melebihi batas normalnya tentu saja akan menimbulkan masalah kesehatan bagi yang mengalaminya, saat ini memang bukan hanya orang-orang yang sudah berusia 45 tahun keatas yang mempunyai risiko terhadap penyakit darah tinggi tetapi banyak orang yang masih muda tetapi sudah terkena berbagai jenis penyakit yang berbahaya seperti darah tinggi dan sakit gula darah atau diabetes, hal tersebut terjadi karena diri sendiri yang tidak bisa menjaga kesehatan tubuh dengan banar jadi bila anda mengalami sakit darah tinggi maka jangan menyalahkan orang lain tetapi salahkan diri anda sendiri yang tidak bisa menjaganya.

Faktor Penyebab hipertensi memang bisa dari riwayat kesehatan keluarga atau faktor keturunan tetapi bila anda bisa menjalankan pola hidup yang benar dengan mengkomsumsi makanan yang sehat maka penyakit tersebut tidak akan menurun pada diri anda jadi faktor keturunan bukanlah faktor penyebab hipertensi yang paling utama, karena penyebab utama dari penyakit tersebut adalah pola hidup yang tidak sehat atau tidak benar. Gejala darah tinggi pada lansia memang tidak jauh berbeda dengan yang lainnya, meskipun gejala ini masih bisa diatasi tetapi bila terlalu sering muncul tentu saya akan membuat siapa saja yang mengalaminya menjadi tidak nyaman dengan keadaan seperti itu, gejala darah tinggi pada lansia harus segera diatasi caranya bisa dilakukan dengan diet hipertensi atau dengan obat hipertensi yang tepat, agar penyakit darah tinggi tersebut tidak kambuh dan bisa sembuh secara alami. Obat darah tinggi yang alami bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara efektif di bantu dengan pola hidup yang sehat maka anda bisa mengatasi penyakit tersebut dengan sangat baik, jadi bila anda tidak ingin mengalami serangan jantung akibat penyakit hipertensi segera menjalankan pola hidup yang benar dan komsumsi obat hipertensi dengan teratur untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Gejala Darah Tinggi Pada Lansia

Gejala Darah Tinggi Pada Lansia

Berikut Adalah Gejala Hipertensi Pada Lansia Yang Sering Muncul :

  • Sering Mengalami Nyeri Pada Jantung

Nyeri pada bagian dada atau jantung adalah gejala hipertensi pada lansia yang sering terjadi, hal ini bisa membahayakan kesehatan tubuh seseorang jika di biarkan begitu saja. Tekanan darah yang naik dan melebihi batas secara otomatis akan menekan jantung dan akhirnya menyebabkan nyeri pada jantung.

  • Gangguan Penglihatan

Pandangan mata akan menjadi tidak jelas dan sering kabur hal ini merupakan gejala hipertensi yang sering sekali terjadi pada seseorang baik pada penderita hipertensi yang masih muda maupun yang sudah berusia lanjut.

  • Sering Merasa Haus Dan Buang Air Kecil

Beberapa penderita hipertensi akan sering mengalami haus dan juga buang air kecil rasa haus tersebut terjadi dengan sering bahkan penderita hipertensi juga akan mengalami rasa lelah dan sering mengantuk seperti penderita sakit diabetes.

  • Mengalami Sakit Kepala Dan Mual

Sakit kepala yang terjadi bukanlah tanpa sebab karena tekanan darah yang tinggi tentu saja akan membuat aliran darah menjadi tidak lancar, sehingga orang yang sakit darah tinggi tentu akan sering merasa sakit kepala atau pusing. Bahkan penderita darah tinggi juga akan mengalami mual dan menjadi lebih sensitif terhadap semua hal.

Beberapa gejala darah tinggi pada lansia yang saya beritahu memang sering terjadi bahkan gejala darah tinggi dengan gejala darah rendah hampir sama untuk membedakan masalah tersebut anda bisa melakukan tensi darah agar hasilnya lebih terlihat jelas.

Cara Mencegah Penyakit Darah Tinggi Di Usia Muda :

  • Lakukan Olahraga

Untuk mencegah penyakit darah tinggi di usia muda anda harus melakukan olahraga yang teratur karena tubuh membutuhkan energi dan makanan yang masuk bisa di olah dengan baik bila anda juga melakukan olahraga untuk membakar lemak menjadi sebuah energi.

  • Jaga Berat Badan

Berat badan yang ideal akan mengurangi risiko terkena penyakit hipertensi karena seperti yang anda ketahui bahwa orang yang mempunyai berat badan berlebihan akan berisiko terhadap sakit darah tinggi. Jadi untuk mencegah penyakit darah tinggi anda harus menjaga berat badan agar tetap ideal.

  • Komsumsi Makanan Sehat

Makanan yang masuk kedalam tubuh sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh anda jadi bila anda ingin sehat dan terhindar dari berbagai jenis penyakit anda juga harus menghindari berbagai jenis makanan yang tidak sehat dan harus mengkomsumsi makanan sehat setiap harinya.

Posted in Gejala Darah Tinggi | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Darah Tinggi Di Usia Muda

Gejala Darah Tinggi Di Usia Muda – Salah satu penyakit yang banyak dialami oleh orang-orang di Indonesia adalah penyakit darah tinggi dan penyakit ini bisa terjadi pada orang-orang yang berusia muda jadi penyakit ini bukan hanya dialami oleh orang tua saja, dan banyak gejala darah tinggi di usia muda yang banyak dilihat dan dikenali bahwa orang tersebut mempunyai tekanan darah tinggi, untuk itu saya akan membuat artikel yang akan menjelaskan penyakit darah tinggi atau hipertensi dan gejala darah tinggi di usia muda atau yang sering terjadi pada umumnya, saya juga akan memberikan solusi yang tepat yang bisa digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi pada beberapa pasien darah tinggi.

Mempunyai penyakit darah tinggi di usia yang masih muda memang sangat disayangkan karena seharusnya penyakit ini terjadi untuk orang-orang yang mempunyai usia 45 tahun keatas, anak muda yang hidup di jaman modern seperti ini memang sering melakukan kebiasaan yang bisa menimbulkan masalah kesehatan bagi dirinya mereka lebih menyukai gaya hidup seperti di negara barat yang menggunakan segala hal dengan mudah dan praktis, mengikuti jaman memang perlu di lakukan tetapi untuk hal yang buruk hal tersebut tidak perlu diikuti, anda hanya perlu mengikuti hal-hal yang baik saja, kebiasaan mengkomsumsi makanan siap saji di jaman yang modern seperti ini memang banyak dilakukan oleh orang-orang Indonesia karena pada dasarnya semua orang menyukai hal-hal yang praktis dan yang tidak repot, padahal kebiasaan seperti itu sangatlah tidak baik selain bisa menimbulkan banyak masalah kesehatan tentunya terlalu sering mengkomsumsi makanan siap saji akan membuat biaya pengeluaran lebih besar dibandingkan dengan membuat makanan sendiri di rumah.

Selain sering komsumsi makanan siap saji banyak anak muda sekarang yang sangat malas untuk melakukan olahraga atau gerakan tubuh, sehingga tidak heran jika banyak obat pelangsing yang sering di komsumsi untuk menurunkan berat badannya. Risiko tinggi terkena penyakit darah tinggi adalah orang-orang yang mempunyai masalah kelebihan berat badan selain itu kelebihan berat badan juga mempunyai risiko yang cukup tinggi terhadap penyakit diabetes. Darah tinggi di usia yang sangat mudah tentu akan membuat anda menjadi tidak nyaman dan terganggu karena penyakit ini bisa kambuh kapan saja dan dimana saja, gejala darah tinggi di usai muda juga bisa anda rasakan bila anda mempunyai penyakit ini untuk itu perlu pengobatan darah tinggi yang tepat agar penyakit darah tinggi di usia muda bisa diatasi dengan baik.

Gejala Darah Tinggi Di Usia Muda

Gejala Darah Tinggi Di Usia Muda

Berikut Adalah Gejala Darah Tinggi Di Usia Muda :

  1. Sering merasakan sakit kepala yang muncul tiba-tiba.
  2. Sering mengalami gangguan tidur di malam hari.
  3. Bisa terjadi pendarahan di hidung secara tiba-tiba.
  4. Wajah menjadi merah saat darah tinggi kambuh.
  5. Pandangan mata menjadi rabun dan tidak jelas.
  6. Sering merasa mengantuk dan haus.
  7. Tubuh terasa sangat lemas dan mudah cape.
  8. Bisa mengalami vertigo.
  9. Mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi.
  10. Sering marah-marah dan kesal tanpa sebab atau menjadi sangat sensitif.

Beberapa gejala darah tinggi di usia muda seperti yang saya sebutkan diatas bisa anda alami jika anda saat ini mempunyai tekanan darah tinggi, dan hal yang parah jika anda tidak bisa mengontrol darah tinggi adalah serangan jantung. Banyak penderita penyakit darah tinggi yang sering mengalami serangan jantung atau serangan stroke akibat tekanan darah yang meningkat terlalu tinggi dan tidak dapat di kontrol dengan baik.

Penyebab Darah Tinggi Di Usia Muda :

  1. Sering komsumsi makanan berlemak.
  2. Sering minum alkohol.
  3. Sering merokok.
  4. Faktor keturunan.
  5. Kurangnya olahraga.
  6. Sering komsumsi makanan yang banyak mengandung garam.
  7. Mempunyai masalah berat badan.
  8. Sering mengalami stres.

Penyebab darah tinggi tersebut bisa membuat orang-orang yang berusia muda terkena penyakit hipertensi, hal ini harus di cegah agar penderita hipertensi tidak semakin bertambah setiap tahunnya. Jika anda salah satu pasien darah tinggi anda bisa mencoba beberapa alternatif di bawah ini untuk mengatasi penyakit darah tinggi secara efektif.

Cara Mengatasi Darah Tinggi Di Usia Muda :

  • Diet Hipertensi

Diet hipertensi merupakan cara yang tepat untuk mengatasi penyakit darah tinggi, anda bisa mulai melakukan diet hipertensi dengan mengurangi asupan garam yang dikomsumsi, selain itu anda juga bisa komsumsi makanan sehat seperti dada ayam, sayur bayam, gandum, brokoli, kol, buah apel, anggur, jambu biji, tomat, kentang putih, kedelai, pisang dan lain-lain.

  • Lakukan Olahraga

Olahraga adalah alternatif yang bisa menjadi cara mengatasi darah tinggi di usia muda, anda bisa mulai lakukan olahraga minimal 3 kali seminggu untuk membantu diet hipertensi karena darah tinggi terjadi akibat obesitas jadi anda harus mengatasi obesitas jika ingin menurunkan tekanan darah tinggi.

  • Hindari Penyebab Darah Tinggi

Alkohol, makanan berlemak, makanan siap saji, rokok, merupakan salah satu penyebab seseorang mengalami tekanan darah yang meningkat dan melebihi batas normal jadi hindari hal-hal tersebut agar anda bisa mengatasi darah tinggi dengan cepat.

 

 

Posted in Gejala Darah Tinggi | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Darah Tinggi Dan Obatnya

Gejala Darah Tinggi dan Obatnya – Pembahasan saya kali ini adalah tentang gejala darah tinggi dan obatnya. tentu bagi anda semua penyakit darah tinggi meruapakan penyakit yang sudah tidak asing lagi ditelinga karena banayk sebagian ornag yang mengalami penyakit darah tinggi, gejala darah tinggi dan obatnya akan saya jelaskan untuk anda semua agar anda bisa mengetahui apa saja gejala yang biasa ditimbulkan dari penyakit darah tinggi.

Tentunya anda juga tidak ingin mengalami penyakit yang beresiko tinggi seperti ini, anda bisa melakukan pengobatan yang tepat jika benar-banar terkena penyakit ini. Bagi penderita penyakit darah tinggi hipertensi harus bisa mengkontrol emosinya karena biasanya para penderita darah tinggi sangat mudah marah dan emosi jika mendapatkan hal-hal yang tidak dia sukai. Saya akan memberitahu anda apa saja faktor penyakit darah tinggi hipertensi yang banyak dialami masyarakat saat ini.

tekanan-darah-tinggi (1)

Gejala Darah Tinggi Dan Obatnya

Beberapa Gejala Darah Tinggi Dan Obatnya Adalah :

  • Penderita darah tinggi akan sering mengalami sakit kepala
  • Penderita akan mengalami mimisan (darah yang keluar dari hidung)
  • Biasanya wajah akan menjadi kemerahan bahkan telinga akan terasa berdening (tinnitus)
  • Penglihatan akan menjadi kabur atau tidak jelas
  • Sebagian umumnya penderita darah tinggi akan mengalami gejala seperti kelalahan saat melakukan aktivitas apapun
  • Akan mengalami kesulitan untuk bernafas apalagi saat melakukan aktivitas seperti mengangkat beban berat
  • Pada umumnya penderita akan mengalami jantung yang berdebar-debar
  • Gejala yang paling parah adalah vertigo, biasya jika sedang kambuh atau kumat pendertia akan mengalami vertigo
  • Penderita akan mengalami buang air kecil yang sering pada malam hari

Beberapa gejala tersebut sering dialami penderita sakit darah tinggi hipertensi, jika anda sering mengalami gejala-gejala diatas sebaiknya anda segera memeriksakan diri kedokter agar anda dapat mengetahui penyakit apa yang sebenarnya anda alami. Jangan pernah menganggap remeh gejala-gejala tersebut karena bisa berakibat fatal bagi diri anda, resiko yang paling besar jika mengalami sakit darah tinggi hipertensi adalah stroke
Sudah banyak kasus penyakit darah tinggi yang berujung pada stroke dan kematian, tentunya anda tidak ingin mengalami hal seperti itu jadi anda harus selalu menjaga kesehatan diri dengan melakukan pola hidup yang sehat.

Pola hidup yang sehat tentunya akan membantu anda mencegah berbagai penyakit yang berbahaya seperti penyakit darah tinggi hipertensi. Pada dasarnya semua penyakit bisa terjadi karena faktor dari diri kita yang tidak melakukan pola hidup yang sehat, pola hidup sehat bisa anda lakukan dengan mengkomsumsi makanan-makanan yang berserat dan sehat seperti sayuran dan buah-buahan. Anda juga jangan lupa untuk melakukan olahraga secara rutin, olahraga yang rutin selain bisa menyehatkan tubuh anda bisa memberi manfaat yang lain seperti tubuh yang lansing dan ideal tentunya orang yang rajin berolahraga memiliki bentuk tubuh yang langsing dan bugar dibandingkan orang yang tidak pernah melakukan olahraga.

Beberapa Gejala Darah Tinggi Dan Obatnya Adalah :

Menggunakan Daun salam

Selain banyak digunakan untuk bumbu memasak ternyata anda juga bisa memanfaatkan daun salam sebgai obat darah tinggi. Daun salam sangat efektif untuk menyembuhkan penyakit darah tinggi dan bisa menurunkan kolestrol. Cara membuat obat ini sangat mudah dan gampang anda hanya perlu menyiapkan daun salam, sebanyak 10 lembar kemudian anda bisa mencuci daun salam tersebut sampapi bersih dan anda rebus dengan menggunakan tiga gelas air, rebus sampai airnya menjadi satu gelas. Setelah itu anda bisa minum ramuan ini saat sudah dingin, minum ramuan ini dengan rutin setiap harinya untuk membantu anda mengobati penyakit darah tinggi.

Menggunakan Rumput Laut

Rumpu laut sangat baik untuk menormalkan tekanan darah dan menurunkan kolestrol, rumput laun sangat banyak dijual dipasaran sehingga anda mudah untuk mendapatkan bahan alami ini. Pertama tama anda siapkan bahan rumput laut anda bisa gunakan jenis rumput laut wakame, kemudian anda bisa mengolah rumput laut tersebut menjadi menu makanan yang lezat untuk makan anda. Komsumsi rumput laut secara rutin setiap harinya agar tekanan darah tinggi anda bisa menjadi normal.

Menggunakan Timun

Selain banyak digunakan untuk lalapan ternyata timun juga bisa anda gunakan untuk obat penurun darah tinggi yang alami dan aman. Caranya anda siapkan timun kemudian cuci hingga bersih, timun yang sudah bersih bisa anda parut kemudian ambil airnya. Air perasan timun tersebut bisa anda minum setiap hari untuk membantu anda menurunkan tekanan darah tinggi.

Menggunakan Mengkudu

Mengkusu sangat banyak digunakan untuk berbagai obat penyakit salah satunya adalah penyakit darah tinggi, mengkudu sanagta bagus untuk menurunkan tekanan darah. Caranya siapkan mengkudu yang sudah matang kemudian anda bisa mencuci mengkudu tersebut sampai bersih. Mengkudu yang sudah bersih anda parut dan peras mengkudu tersebut, air perasan mengkudu bisa anda tambahkan sedikit madu murni lalu aduk hingga merata. Minum obat alami tersebut dua kali dalam sehari agar penyakit darh tinggi anda bisa segera sembuh.

Beberapa tips membuat obat penurun darah tinggi diatas sangatlah efektif untuk anda gunakan, gejala darah tinggi dan obanya memang bisa diatasi dengan cara-cara yang alami, anda bisa mencoba berbagai tips diatas untuk membantu menyembuhkan penyakit darah tinggi yang aman dan mudah. Saya sudah menjelaskan tentang gejala darah tinggi dan obatnya semoga informasi yang saya berikan bisa bermanfaat bagi anda semua, cintailah diri anda dengan selalu menjaga kesehatan dan melakukan pola hidup yang sehat agar anda semua terbebas dari berbagai macam penyakit yang berbahaya.

 

Posted in Gejala Darah Tinggi | Tagged , , , , | Leave a comment

Tanda Dan Gejala Penyakit Darah Tinggi

Penyakit darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular. Penyakit hipertensi ini merupakan salah satu jenis penyakit yang diam-diam membunuh atau silent disease. Penyakit ini tidak memberikan gejala yang khas, namun beberapa keluhan bisa menjadi salah satu gejala dari penyakit darah tinggi.

Tanda dan gejala penyakit darah tinggi dimulainya dengan gagal jantung. Indikasi pertama adalah  pendeknya napas setelah pengerahan tenaga yang minimal sekalipun, seringkali juga batuk yang bertahan lama (penyumbatan pulmonari) serta buang-buang air kecil pada malam hari (yang mungkin juga memiliki penyebab lain). Sebuah gejala yang lebih spesifik  dari gagal jantung kongestif adalah pembengkakan pergelangan kaki (yang disebut dengan ederma) pertama-tama hanya pada waktu siang, bukan malam (yang menjelaskan dorongan buang air kecil), tetapi kemudian menjadi suatu kondisi yang permanen yang meliibatkan baik kaki bagian atas maupun bawah.

Tanda dan gejala penyakit darah tinggi lainnya adalah tidak cukupnya aliran darah yang melalui pembuluh-pembuluh koroner. Rasa sakit yang mirip angina pektoris yang dipicu oleh kegembiraan atau stres, yaitu rasa sesak di dada, rasa tertekan, dan rasa sakit yang mungkin menyebar ke leher, bahu kiri, lengan kiri, dan tangan kiri.

Tanda dan gejala penyakit darah tinggi tidak cukupnya aliran darah ke arteri-arteri serebral. Gejala-gejala awal tidak spesifik seperti rasa pusing, kehilangan ingatan sepotong-potong, ketiidakmaampuan berkonsentrasi diikuti oleh gejala khas kekurangan darah berkala pada berbagai bagian otak, pingsan, masalah berbicara temporer, sulit berjalan, melemahnya tangan  dan atau kaki secara berkala.

Gejala penyakit darah tinggi lainnya penyumbatan parsial pada atrteri pelvis dan kaki. Gejalanya adalah ditandai dengan kram pada kaki ketika berjalan atau berkala, biasanya pada satu kaki jarang pada keduanya. Dengan berlalunya waktu, jarak yang mampu ditempuh seseorang tanpa sering berhenti untuk istirahat menjadi semakin pendek.

Kadang seorang pasien mungkin mengalami serangan sirkuler, yang tidak khas tetapi sangat mengganggu yang disertai dengan jantung berdebar, banyak berkeringat, pucat, gelisah, lemah, dan rasa kurangn nyaman yang tidak jelas didaerah jantung yang semua ini dipicu oleh munculnya tekanan yang sangat tinggi secara mendadak.

 

Posted in Gejala Darah Tinggi | Tagged , , , , , | Leave a comment

Faktor Resiko Hipertensi

Berikut faktor resiko yang bisa dikendalikan dan tidak bisa di ubah seperti :

1. Ras

Suka berkulit hitam beresiko lebih tinggi terkena hipertensi. Di Amerika, penderita hipertensi berkulit hitam 40% lebih banyak dibandingkan penderita berkulit putih

2. Usia

Hipertensi bisa terjadi pada semua usia. Tetapi semakin bertambah usia seseorang, resiko terserang hipertensi semakin meningkat. Hal ini terjadi akibat perubahan alami pada jantung, pembuluh darah dan hormon.

3. Riwayat Keluarga

Hipertensi bisa diturunkan. Anak yang salah satu orang tuanya mengidap hipertensi memiliki resiko 25% menderita hipertensi juga. Jika kedua orang tuanya mengidap hipertensi, 60% keturunannya mendapatkan hipertensi

4. Jenis Kelamin

Hipertensi banyak ditemukan pada laki-laki dewasa muda dan paruh baya. Sebaliknya, hipertensi sering terjadi pada sebagian besar wanita setelah berusia 55 tahun atau yang mengalami menopause.

Faktor Resiko Yang Bisa Dikendalikan dan Diubah

1. Kegemukan

Ada beberapa sebab mengapa kelebihan berat badan bisa memicu hipertensi. Massa tubuh yang besar membutuhkan lebih banyak darah untuk menyediakan oksigen dan makanan ke jaringan tubuh. Artinya darah yang mengalir dalam pembuluh darah semakin banyak sehingga dinding arteri mendapatkan tekanan lebih besar. Tidak hanya itu, kelebihan berat badan membuat frekuensi denyut jantung dan kadar insulin dalam darah meningkat. Kondisi ini menyebabkan tubuh menahan natrium dan air.

Lemak jenuh dan lemak trans yang masuk ke dalam tubuh patut diwaspadai. Konsumsi kedua lemak ini secara terus-menerus menyebabkan penumpukan lemak di dalam pembuluh darah. Akibatnya arteri menyempit dan perlu tekanan lebih besar untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

2. Sindroma Resistensi Insulin atau Sindroma Metabolik

Faktor ini dipercaya para dokter sebagai faktor genetik. Glukosa hasil sintesa makanan akan diangkut oleh darah ke seluruh tubuh lalu diubah menjadi sumber energi. Agar glukosa bisa masuk ke dalam sel-sel tubuh dibutuhkan insulin. Namun, ada beberapa orang yang kurang mampu merespon insulin sehingga tubuh memproduksi lebih banyak insulin. Lama-kelamaan, pankreas tidak mampu lagi mengatasi resistensi insulin. Kondisi ini akan mengarah ke diabetes tipe II. Inilah kenyatan mengapa diabetes sangat berkaitan dengan hipertensi.

3. Kurangnya Aktivitas Fisik

Faktor ini merupakan salah satu langkah mengatasi faktor pertama dan kedua. Jika seseorang kurang gerak, frekuensi denyut jantung menjadi lebih tinggi sehingga memaksa jantung bekerja lebih keras setiap kontraksi.

4. Merokok

Zat-zat kimia tembakau, seperti nikotin dan karbonmonoksida dari asap rokok, membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah

5. Sensitivitas Natrium

Beberapa orang lebih sensitif terhadap natrium. Tubuh mereka akan menahan natrium di dalam tubuh sehingga terjadi retensi air dan peningkatan tekanan darah. Usia pun mempengaruhi kemampuan tubuh menahan natrium. Semakin tua umur seseorang, tubuhnya semakin sensitif terhadap natrium.

6. Kalium Rendah

Kalium membantu tubuh menjaga keseimbangan jumlah natrium di dalam cairan sel. Apabila tubuh kekurangan kalium, natrium yang berlebihan di dalam tubuh tidak bisa dikeluarkan sehingga resiko hipertensi meningkat.

7. Konsumsi Minuman Beralkohol Berlebihan

Sekitar 5-20% kasus hipertensi disebabkan oleh alkohol. Hubungan alkohol dan hipertensi memang belum jelas. Tetapi penelitian menyebutkan, resiko hipertensi meningkat dua kali lipat jika mengkonsumsi alkohol 3 gelas atau lebih.

8. Stres

Tekanan darah bisa sangat tinggi ketika stres datang, tapi sifatnya hanya sementara. Stress juga bisa memicu seseorang berperilaku buruk yang bisa meningkatkan resiko hipertensi.

Selain faktor-faktor di atas, masih ada beberapa masalah kesehatan serius yang bisa meningkatkan resiko hipertensi, yaitu kolesterol tinggi, diabetes, apnea saat tidur dan gagal jantung. Faktor resiko yang saling berkaitan dan tidak berdiri sendiri-sendiri bisa memungkinkan seseorang mendapat hipertensi yang lebih tinggi. Tetapi, tanpa faktor resiko pun hipertesi bisa dimiliki seseorang

Posted in Gejala Darah Tinggi | Tagged , , , , , | Leave a comment

Jenis-Jenis Hipertensi

Semua penyakit ada penyebabnya. Bila diketahui penyebabnya, langkah pencegahan dan pengobatan bisa dilakukan dengan tepat. Tetapi, ada juga penyakit yang penyebabnya tidak diketahui secara pasti, salah satunya adalah hipertensi. Hipertensi kelompok ini dikenal sebagai hipertensi esensial. Sedangkan hipertensi yang faktor penyebabnya jelas disebut dengan hipertensi sekunder.

1. Hipertensi Esensial

Hipertensi esensial sering disebut dengan hipertensi primer. Hipertensi kategori ini paling sering ditemui. Jumlahnya mencapai 90-95% dari penderita hipertensi secara keseluruhan. Ketidakpastian faktor penyebab ini membuat penderita hipertensi esensial sulit mengetahui pemicu tingginya tekanan darah tinggi.

Ada beberapa kemungkinan penyebab hipertensi esensial. Dari berbagai penelitian yang dilakukan hipertensi jenis ini tidak mengikuti pola penyakit yang diturunkan pada umumnya. Salah satu hal yang mungkin menyebabkan hipertensi ini adalah kelainan gen tunggal yang mepengaruhi metabolisme natrium sehingga menimbulkan hipertensi. Tetapi kasus ini jarang terjadi. Untuk memastikannya, para peneliti sedang mempelajari peran gen dalam memicu hipertensi.

Penyebab terbesar hipertensi esensial adalah faktor keturunan dan gaya hidup tertentu.

2. Hipertensi Sekunder

Kasus hipertensi sekunder lebih rendah dibandingkan dengan hipertensi esensial. Penyakit ginjal merupakan penyebab terbesarnya yaitu 5-10% dari keseluruhan hipertensi. Hal ini karena ginjal berperan penting dalam pengaturan tekanan darah. Gangguan ginjal seperti kelainan ginjal, sumbatan pada arteri ginjal (pemasok darah utama), koarktasio aorta (penyempitan pembuluh darah utama yang memasok darah dari jantung ke seluruh tubuh), dan feokromositoma (tumor pada lapisan dalam kelenjar adrenal yang berada di atas ginjal). Penyebab lain, 1-2% adalah kelainan hormonal atau pemakaian obat tertentu seperti pil KB.

Tidak seperti hipertensi esensial yang berkembang secara bertahap, hipertensi sekunder terjadi lebih cepat dan kenaikan tekanan darah pun lebih tinggi. Sebagian kasus hipertensi sekunder bisa disembuhkan apabila penyebabnya diperbaiki. Untuk mencegah munculnya hipertensi sekunder, perlu mengubah dan menghindari faktor-faktor resiko.

Posted in Gejala Darah Tinggi | Tagged , , , , , | Leave a comment

Macam-Macam Darah Tinggi

Setelah melakukan konsultasi dengan dokter, penderita tekanan darah tinggi dan dokter akan menentukan suatu tujuan yang hendak dicapai berdasarkan kondisi kesehatan penderita hipertensi. Tujuan utamanya menurunkan tekanan darah sehingga bisa menunda atau mencegah berbagai komplikasi yang mungkin muncul seperti serangan jantung, stroke, kebutaan dan gagal ginjal. Untuk mencapai target diperlukan kepatuhan mengikuti gaya hidup sehat dan rutin minum obat.

Mengendalikan tekanan darah agar tetap normal tidaklah mudah. Ada saja hal yang mengakibatkan tujuan pengobatan hipertensi tidak tercapai. Gaya hidup sehat ditinggalkan dan obat sering diabaikan. Akibatnya tekanan darah justru semakin meningkat, dan target tidak tercapai sehingga menyebabkan frustasi. Kondisi ini dialami sekitar 40% penderita hipertensi dan sebagian besar penderita berusia lebih dari 60 tahun.

Penderita yang kesulitan mencapai target tekanan darah yang telah ditetapkan, sekalipun telah minum 3 jenis obat dosis penuh, termasuk jenis diuretik artinya menderita hipertensi resisten. Obat diuretik yaitu obat yang berfungsi mendorong ginjal mengeluarkan lebih banyak natrium melalui air kencing dibandingkan kondisi normal. Tekanan darah diastolik penderita hipertnsi resisten biasanya tetap diatas angka 90 mmHg.

Kesulitan menurunkan tekanan darah bukan berarti tekanan darah tidak pernah turun. Berikut beberapa penyebab hipertensi resisten yang sering ditemukan :

1. Cara Pengukuran

Pengukuran yang tidak akurat bisa saja terjadi. Misalnya tekanan darah meningkat hanya terjadi di ruang praktik dokter. Cara mengatasi masalah ini dengan memakai alat pengukur tekanan darah di rumah atau ambulatory blood pressure monitor (ABPM). Hasil pengukuran tekanan darah tampak lebih tinggi (pseudohypertension) bisa juga disebabkan rusaknya arteri akibat arteriosklorosis.

2. Pengobatan dan Obat-Obatan

Dosis obat diuretik yang tidak mencukupi sering menjadi penyebab hipertensi resisten. Penderita dan dokter perlu mengevaluasi dosis obat atau kombinasi obat yang diberikan agar pengobatan lebih efektif. Yang penting, penderita harus tertib minum obat. Jika tidak, pengobatan dan obat-obatan yang diberikan akan sia-sia.

3. Kelebihan Cairan

Cairan yang berlebihan akan menyebabkan tekanan darah sulit dikendalikan. Penyebabnya adalah terlalu banyak asupan garam atau natrium atau adanya penyakit ginjal. Untuk mengatasinya, coba batasi konsumsi garam. Bagi penderita ginjal biasanya diberikan obat loop diuretic.

4. Gaya Hidup

Pola hidup tidak sehat seperti merokok, minum minuman beralkohol, obesitas, kurang olahraga atau makan makanan tidak sehat mempengaruhi tekanan darah

5. Kondisi Kesehatan Lain

Beberapa gangguan kesehatan membuat tekanan darah tinggi semakin memburuk, seperti sleep apnea atau penyakit ginjal.

Krisis Hipertensi

Selain hipertensi resistensi, dikenal juga krisis hipertensi, yaitu kenaikan tekanan darah yang sangat tinggi sehingga memicu stroke. Tekanan darah di atas 180/110 mmHg tergolong sangat ekstrem sehingga bisa merusak pembuluh darah. Pembuluh darah akan meradang dan mengucurkan darah. Kondisi ini menyebabkan jantung tidak mampu lagi mempertahankan sirkulasi darah yang mencukupi

Ada dua jenis krisis hipertensi, yaitu :

1. Hipertensi Urgensi

Ciri hipertensi ini adalah tekanan darah yang sangat tinggi (diatas 180/120 mmHg), sakit kepala hebat, mual, muntah, penglihatan kabur, mimisan, cemas berlebihan, dan nafas pendek. Tekanan darah yang sangat tinggi ini bisa diturunkan secara perlahan dalam hitungan jam hingga hari dengan obat oral.

2. Hipertensi Emergensi

Hipertensi emergensi / gawat darurat memiliki gejala yang mengancam hidup penderita. Gejalanya berupa adanya cairan di paru-paru, pembengkakan atau perdarahan otak, sobeknya dinding pembuluh darah, serangan jantung, stroke, atau pre-eklamsia pada ibu hamil. Tekanan darah pada hipertensi gawat darurat meningkat di atas 180/120 mmHg. Bisa juga terjadi, tekanan darah di bawah 180/120 mmHg tetapi disertai gangguan fungsi organ. Untuk menghindari terjadinya, komplikasi menetap, tekanan darah harus sesegera mungkin di turunkan. Caranya dengan memberikan obat oral, obat intravena (suntikan), atau rawat inap.

Posted in Gejala Darah Tinggi | Tagged , , , , , | Leave a comment