Gejala Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi jarang menimbulkan gejala dan cara salah satunya untuk mengetahui apakah Anda menyandangnnya adalah dengan mengukur tekanan darah. Oleh karena itu, cara sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan mengukur tekanan darah setidaknya sekali dalam lima tahun, bahkan lebih sering bila memungkinkan. Bila tekanan darah tidak terkontrol dan menjadi sangat tinggi (keadaan ini disebut hipertensu berat atau hipertensi maligna), maka mungkin akan timbul gejala darah tinggi seperti :

  1. Pusing
  2. Pandangan kabur
  3. Sakit kepala
  4. Kebingungan
  5. Mengantuk
  6. Sulit bernapas

Namun demikian, kejadian diatas sangat  jarang dan hanya timbul pada 1% dari populasi orang dengan tekanan darah tinggi. Jika tekanan darah sangat tinggi dan persisten, maka dokter akkan merujuk Anda ke spesialis hipertensi dirumah sakit. Jika Anda tidak merasakan sama sekali gejala darah tinggi, tidak berarti tekanan darah tinggi tidak merusak system sirkulasi Anda. Tekanan darah tinggi tetap dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, dan komplikasi lain yang telah dijelaskan sebelumnya. Oleh karena itu, tekanan darah tinggi sering disebut ‘silent killer’. Tidak perlu khawatir dengan sebutan itu. Hal yang menggembirakan adalah tekanan darah tinggi relative mudah ditangani.

Terdapat dua jenis tekanan darah tinggi :

  1. Hipertensi Esensial (primer)
    Tipe ini terjadi pada sebagian besar kasus tekanan darah tinggi-sekitar  95%. Penyebabnya tidak diketahui, walaupun dikaitkan dengan kombinasi faktor gaya hidup seperti kurang bergerak (inaktivitas) dan pola makan.
  2. Hipertensi sekunder
    Tipe ini lebih jarang terjadi hanya seiktar 5% dari seluruh kasus tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi tipe ini disebabkan oleh kondisi media lain (misalnya penyakit ginjal) atau reaksi terhadap obat-obatan tertentu (misalnya pil KB).

Pada sebagian besar kasus penyebab gejala darah tinggi tidak diketahui. Hal ini terutama pada hipertensi esensial. Walaupun demikian, terdapat beberapa faktor resiko yang dapat membuat Anda lebih mudah terkena tekanan darah tinggi. Faktor resiko tersebut meliputi :

  1. Kelebihan berat badan
  2. Kurang berolahraga
  3. Mengonsumsi makanan berkadar garam tinggi
  4. Kurang mengonsumsi buah dan sayuran segar
  5. Trelalu banyak minum alkohol.

Walaupun merokok hanya menyebabkan peningkatan tekanan darah sesaat, namun merokok secara dramatis meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke. Oleh karena itu, setiap perokoksebaiknya berusaha untuk berhenti. Dokter dan perawat dapat memberikan saran dan tips untuk membantu  Anda berhenti merokok.

Meskipun makan terlalu banyak lemak (terutama lemak jenuh yang ditemukan pada daging dan produk susu) tidak secara langsung dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah, namun tetap merupakan faktor resiko penyakit kardiovaskular karena hal tersebut terkait dengan tingginya kadar kolesterol dalam darah. Oleh karena itu, Anda sebaiknya berusaha untuk mengurangi asupan lemak jenuh dai makan. Dengan mengurangi asupan lemak, maka Anda juga dapat mengurangi berat badan, yang merupakan faktor resiko lain untuk terkena tekanan darah tinggi.

 


=====================================

>>> Kapsul Cellery Membantu Mencegah, Mengatasi dan Mengobati Hipertensi (Darah Tinggi), Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Darah Tinggi and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *